PENGARUH ZONASI DALAM KANDANG CLOSED HOUSE TERHADAP KADAR AMONIA DAN PROFIL DARAH MERAH AYAM BROILER DI MUSIM KEMARAU
2019
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh zonasi dalam
kandang closed house terhadap kadar amonia dan profil darah merah ayam broiler
di musim kemarau. Penelitian dilakukan di kandang closed house Fakultas
Peternakan dan Pertanian, Universitas Diponegoro pada bulan Juni – Juli 2017.
Materi yang digunakan dalam penelitian ini adalah 720 day old chick (DOC)
unsexed dengan bobot awal 49 ± 1,13 g. Penelitian dilakukan pada kandang
closed house komersial dengan kapasitas 11.000 ekor dengan ukuran panjang 60 x
lebar 12 meter selama 33 hari. Dari 11.000 ekor tersebut diambil 720 ekor ayam
broiler dipisahkan untuk dimasukkan ke dalam masing-masing unit (sekat).
Pakan yang digunakan yaitu pakan complete feed yang berasal dari PT. Charoen
Pokphand S10, S11 dan S12. Rancangan yang digunakan adalah rancangan acak
kelompok, dengan perlakuan jarak penempatan zona 1, zona 2, zona 3, dan zona 4
masing-masing pada 0, ¼, ½, dan ¾ panjang closed house yang diukur dari inlet,
dan dikelompokkan dalam 4 zona dengan kondisi mikroklimat yang berbeda.
Parameter yang diamati adalah sel eritrosit, hemoglobin, hematokrit, MCV, MCH
dan MCHC ayam broiler.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa zonasi dalam kandang closed house
berpengaruh signifikan (P<0,05) meningkatkan kadar amonia dimulai dari zona 3,
dan menurunkan eritrosit, hemoglobin dan MCHC. Zonasi kandang tidak
berpengaruh pada hematokrit, MCV dan MCH tidak berpengaruh signifikan
(P>0,05). Simpulan dari penelitian ini adalah zona dalam kandang closed house yang
semakin jauh dari inlet meningkatkan kadar amonia dan menurunkan profil darah
merah ayam broiler pada musim kemarau .
- Correction
- Source
- Cite
- Save
- Machine Reading By IdeaReader
0
References
0
Citations
NaN
KQI