KAJIAN SUHU DAN JENIS PENGAWET SEHUBUNGAN DENGAN STABILITAS AKTIVITAS ENZIM AST, ALT, DAN ALP PADA POOLED SERA

2020 
Laboratorium menjalankan pengendalian mutu internal dengan menggunakan bahan kontrol kualitas untuk meningkatkan dan memantapkan mutu hasil pemeriksaan. Bahan kontrol yang dibuat dari kumpulan sisa serum pasien disebut pooled sera. Untuk dapat digunakan sebagai bahan kontrol suatu pemeriksaan, komponen yang terkandung di dalam pooled sera haruslah stabil. Salah satu pemeriksaan yang dilakukan di laboratorium klinis adalah pemeriksaan aktivitas enzim. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh variasi suhu dan pengawet sehubungan dengan stabilitas aktivitas enzim AST, ALT, dan ALP pada pooled sera. Penelitian ini dilakukan dengan metode studi literatur yang mengkaji hasil penelitian dari beberapa jurnal. Variasi pengawet yang ditambahkan ke dalam pooled sera, yaitu etilen glikol dengan konsentrasi 15% dan natrium azida dengan konsentrasi 0,1%. Serta, suhu penyimpanan yang bervariasi yaitu -180℃, -30℃, -20℃, -10℃, 0℃, 4℃, dan 25℃ mempengaruhi stabilitas aktivitas enzim AST, ALT, dan ALP dalam pooled sera selama periode penyimpanan tertentu. Aktivitas enzim ALP umumnya stabil untuk pemeriksaan selama 30 hari, berbeda dengan aktivitas enzim AST dan ALT yang menunjukkan nilai yang bervariasi. Pooled sera yang digunakan sebagai bahan kontrol untuk pemeriksaan AST, ALT, dan ALP lebih stabil jika disimpan pada deep freezer bersuhu -15 – (-20)℃ maupun refrigerator bersuhu 4℃ dengan penambahan pengawet etilen glikol untuk periode penyimpanan selama 30 hari. Kata kunci: Suhu, Pengawet, Stabilitas, Enzim, Pooled sera
    • Correction
    • Source
    • Cite
    • Save
    • Machine Reading By IdeaReader
    0
    References
    0
    Citations
    NaN
    KQI
    []